Workflow
Lead every phase from start to finish
Project Timeline
Rules teknis di documentation ini harus dijalankan berdasarkan timeline. Untuk mencegah miscommunication, menjaga efisiensi, dan kualitas sebelum launch.
Brief Literacy
Sebelum jump to Figma, lakukan deep dive ke brief. Seusikan ekspetasi. Jika ada poin brief yang abu-abu, tidak logis, clarify dulu ke Project Manager (PM). Ini prevent cost revision besar di akhir.
Explore
Setelah brief clear dan valid, masuk layout dan eksperimen visual. Use your creativity freedom, abaikan Auto Layout, belum perlu lock variables. Eksplorasi visual tidak boleh terhambat.
Finalize
Setelah eksplorasi visual approved dan layout matang, lakukan "Clean Up":
- Register dan lock semua Variables (Colors & Typography)
- Rapikan Layer Structure (hapus nested frames kotor)
- Rename semua layer, komponen, variant sesuai Title Case standard
- Wrap komponen dinamis (Buttons, Navbar) ke Auto Layout
Handover
Tahap akhir sebelum file di-handover ke developer.
Jalankan final audit: hapus komponen eksperimental,
buang swatch kotor, pastikan tidak ada default Figma names
(Frame 12, Group 4) di produksi page.
QC (Quality Control)
Setelah developer selesai build, desainer melakukan Design QA. Periksa konsistensi warna, responsivitas layout, typography, spacing, dan animation.
Goal: Memastikan produk akhir dengan file Figma.
Audit Scope
- Konsistensi warna dan variables di seluruh halaman
- Responsivitas layout di berbagai ukuran layar
- Ukuran dan style font sesuai typography rules
- Jarak padding dan margin antar elemen
- Kehalusan animasi dan micro interactions
Bug Reporting
Jika ditemukan deviasi visual atau layout yang tidak sesuai, dokumentasikan dengan jelas dan collaborate dengan developer untuk perbaikan. Terus iterate hingga mencapai standar sebelum launch.