Webflow
SEO & Assets
Standar heading hierarchy untuk SEO dan aturan teknis untuk elemen image di Webflow.
Heading Hierarchy (SEO)
Struktur heading yang benar sangat penting untuk SEO dan aksesibilitas.
Aturan Wajib
- Setiap halaman hanya boleh memiliki satu elemen H1
- Gunakan H2, H3, dan seterusnya secara berurutan untuk struktur konten
Contoh Struktur yang Benar
H1 → Judul utama halaman (hanya 1)
H2 → Judul section utama
H3 → Sub-judul di dalam section
H3 → Sub-judul di dalam section
H2 → Judul section berikutnya
H3 → Sub-judulMenggunakan lebih dari satu H1 per halaman akan berdampak negatif pada peringkat SEO dan menyebabkan struktur konten yang ambigu bagi search engine.
Aturan Image
Properti Wajib
Setiap elemen image di Webflow wajib memiliki tiga properti berikut:
| Properti | Keterangan |
|---|---|
width | Tentukan lebar eksplisit |
height | Tentukan tinggi eksplisit |
object-fit: cover | Agar gambar mengisi area tanpa distorsi |
Penetapan width dan height diperlukan untuk menjaga stabilitas layout
serta mencegah Cumulative Layout Shift (CLS) saat halaman loading — salah
satu faktor penilaian Core Web Vitals.
Checklist Asset & Image
- Gunakan format asset WebP atau AVIF
- Ukuran asset maksimal 150 KB per file
- Tidak diperbolehkan mengunggah asset tanpa kompresi terlebih dahulu
- Setiap image wajib memiliki alt text yang deskriptif untuk aksesibilitas dan SEO
WebP menghasilkan ukuran file 25–35% lebih kecil dibanding JPEG/PNG dengan kualitas yang sama. AVIF bahkan lebih efisien, namun support browser perlu dicek terlebih dahulu.